Pengalaman Pendidikan

4 min read

Pendidikan

Hampir setiap orang pernah sekolah kenapa saya bilang hampir karna pasti ada orang yang kurang beruntung yang tidak merasakan bangku sekolah. Adapula yang memang mereka mampu namun tidak ingin sekolah pasti adapula yang seperti itu atau hanya sampai Sekolah Dasar saja.

Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman sekolah yang selama 16 tahun saya lewati dan dirangkum dalam 1 artikel.

Pengalaman Pendidikan

Pendidikan
pedomanbengkulu.com

Sebenernya lebih tepat dikatakan riwayat pendidikan daripada pengalaman namun dari segi makna sama saja sesuatu yang sudah kita lakukan atau kita lewati.

Menurut Wikipedia Pendidikan adalah pembelajaran pengetahun, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian..

Jadi bisa diartikan pendidikan adalah Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan kira kira seperti itu. Pendidikan di zaman sekarang ini sangat penting terlebih dengan kemajuan teknologi dituntut setiap orang berpacu dengan waktu,

Karena semakin kesini zaman makin maju jika tidak ingin ketinggalan zaman kita harus belajar memahaminya dan mengikuti arus supaya tidak tertinggal. Meskipun ada yang tidak sekolah bisa sukses kadang ada juga orang yang bilang “Pendidikan bukan tolak ukur kesuksesan seseorang”

Memang bukan tolak ukur namun tetap kita harus belajar meski tidak sekolah dan pasti kalo kita jadi orang tua kita juga ingin anak kita mendapatkan pendidikan yang layak. Pada intinya bukan masalah pendidikanya namun belajarnya, namun belajar dengan pendidikan sesuatu yang tidak bisa di pisahkan.

Langsung saja berikut ini jenjang pendidikan yang pernah saya lalui sampai dengan umur 24 lebih 11 bulan ini, insyaallah bulan depan genap 25 tahun. hehe

Sekolah Dasar

salah satu Sekolah Dasar di Bunijaya
From Galery

Pada tahun 2001 saya masuk Sekolah Dasar namun lebih tepatnya masuk Madrasah Ibtidaiyah terlebih dahulu selama dua tahun, namun karna jaraknya yang tarlalu jauh saya pindah ke Sekolah Dasar Negeri Ridhogalih.

Kira-kira kalo kelas dua itu sekitar tahun 2003 an waktu itu dari kampung kami cuman saya dan teman saya yang bernama Mamang. Kami selalu berangkat bersama bolos bersama hingga akhirnya kami pindah bersama.

Ketika pindah kami tidak mengalami kesulitan karena memang di sekolah ini banyak teman sekampung kami bahkan hampir 100% semua ke SDN Ridhogalih.

Ketika di SDN Ridhogalih dari segi rengking Alhamdulillah mengalami peningkatan yang dulunya di rengking 13 14 di sana menjadi 6 7. Ketika di kelas enam mungkin mendaptkan rengking paling bagus yakni rengking 3.

Mungkin pencapaian terbaik saya selama mengenyam bangku Sekolah Dasar yaitu juara tenis meja dan menjadi perwakilan Sekolah.

Sekolah Menengah Pertama

Matsa 72
www.facebook.com › pages › MTs-Almanshuriyah

Setelah 6 tahun di SDN Ridhogalih saya melanjutkan ke MTs Al-Manshuriyah sekitar tahun 2007an dan satu-satunya dari SDN Ridhogalih yang melanjutkan kesana. Teman-teman yang lain lebih memilih SMP di dekat karna memang jarak ke MTs Al-Manshuriyah juga lumayan jauh sekitar 30 menitan.

Ketika itu masih diantar jemput karna masih belum menguasai jalan tapi kadang pula nebeng ke uwa yang juga guru disana. Setelah beberapa bulan akhirnya diperbolehkan membawa motor dengan alasan kasian juga yang nganter harus bolak balik dengan syarat hati-hati tidak boleh kebut-kebutan.

Sampai kelas dua MTs bulak balik naik motor hingga kelas tiga akhirnya memutuskan untuk mondok di dekat , sekolah pulang ke rumah paling seminggu sekali hanya untuk mengambil beras dan uang dan main ke rumah sodara.

Selama di MTs Al-Manshuriyah Alhamdulillah aktiv di bebagai Extrakulikuler diantaranya Drumband, Marawis dan Nasyid dan aktif juga di OSIS. Adapun dari segi rengking Alhamdulillah selalu masuk 10 besar karna memang aktif dan kenal dengan guru meski jarang belajar apalagi suka ada kegiatan diluar.

Pada tahun 2010 Alhamdulillah saya lulus dengan teman teman yang lain tidak ada tidak dan beberapa ada yang melanjutkan ke SMA, SMK. Ada beberapa yang tidak melanjutkan dengan alasan kerja, nikah, bantu orangtua dan lain-lain.

Sekolah Menengah Atas

Boarding School
laduni.id

Pada tahun 2010 Saya melanjutkan ke SMA PLUS Al-Ittihad yang berada di cianjur kota kurang lebih 3 jam perjalan dengan naik motor. Sekolah ini berbasis Pesantren jadi kita di asrama dan boleh keluar hanya waktu tertentu boleh keluar.

karena keadaanya seperti makanya banyak teman seangkatan yang pada memundurkan diri karna tidak kuat dengan bisa keluar kemana dan juga waktu yang padat untuk kegiatan sekolah dan juga pesantren.

Pada awalnya saya juga tidak betah ingin pulang kadang nangis juga padahal sudah terbiasa mondok tapi waktu terasa berbeda

Kaya tidak betah gimana gitu tapi setelah dipaksakan betah juga karna sekolah kesini juga atas kemauan sendiri bukan pilihan orang tua.

Sekolah disini tidak seperti sekolah yang biasanya yang nongkrong-nongkrong dan sekelas dengan cewe pacaran pokonya tak seperti yang di TV-TV.

Disana kita diajarkan hidup mandiri dan juga bagaimana memipin dan juga harus siap dipimpin, hampir semua organisasi di sekolah saya ikuti mulai dari OSIS, IPNU, KONSULAT dan lain-lain, beitula dengan extrakulilernya.

Hingga pada tahun 2013 akhirnya saya lulus dengan perasaan senang juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan, kami selalu tiap waktu selalu bersama mulai dari mandi, makan, dan tidur.

Namun kita harus bergerak dan membiarkan semuanya berlalu masa depan masih panjang banyak hal belum di exlpore. Setelah lulus SMA lantas saya tidak langsung melanjutkan ke tingkat Universitas karena ingin jadi polisi waktu itu udah persipan ini itu.

Namun dari pihak keluarga tidak merestui katanya harus ada uang banyak untuk jadi polisi itu. Pernah down dan bingung mau ngapain kuliah gak niat kerja gak tau kerja apa hingga akhirnya memutuskan untuk berdagang di SD berjualan Es.

Sempat malu tapi Alhamdulillah uang dari situ cukup untuk kebutuhan sehari namun selang beberapa bulan karna jenuh dikampung. Akhirnya berangkat ke kota untuk dagang tapi gatau mau dagang apa hingga ketemu dengan teman dan katanya tetangganya menawarkan pekerjaan.

Akhirnya mencoba bekerja selama sebulan sesudah itu langsung keluar karena tidak betah, dan dengan gaji 150.000 seminggu lumayan besar waktu. Setelah dari situ mencoba lagi berjualan gorengan di daerah cimahi.

namun ya begitulah nasib cuman sehari berjualan disitu tapi sudah disuruh pergi oleh pemilik lahan padahal sudah membeli bahan dan alat-alat. Karena bingung mau ngapain lagi akhirnya pulang ke kampung karena di tawarin kuliah oleh Ibu.

Perguruan Tinggi

UIN Bandung
uinsgd.ac.id

Awalnya tidak ada keinginan untuk kuliah karena memang ingin jadi pengusaha tapi karena takdir berkata lain. saya harus kuliah dan disuruh ngambil keguruan supaya jadi guru agama atau guru IPS.

Namun saya menolak karna hampir semua yang kuliah di kampung saya semua kulih keguruan dan menjadi guru. Saya ingin beda dan akhirnya salah memilih jurusan manajemen dengan harapan bisa jadi pebisnis.

Lalu saya daftar lewat jalur mandiri dan alhamdulillah keterima, waktu itu sekita tahun 2014 bulan agustus seingat saya mulai perkuliahan. Selama kuliah mungkin tidak seperti waktu SMP dan SMA aktif di banyak organisasi katika kuliah hanya aktif di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) saja.

Banyak waktu yang di habiskan di kosan dan bermain bersama temen-temen kuliah terkesan kurang serius Hingga tak terasa memasuki semester 7 dan di situ ada hal yang terjadi yang merubah semuanya.

Ketika itu KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan Ibu punya firasat buruk tentang hubungan saya dengan pacar hingga disuruh memutuskannya. Dengan sangat terpaksa saya memutuskannya dengan baik baik dan diapun menerimanya meski awalnya tidak menerima setelah diberi penjelasan yang jelas.

namun selang beberapa minggu selesailah KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan ada kabar dari temen ketika itu dekat dengan ulang tahunya. Saya berencana memberinya kado namun kabar bahwa dia sudah punya yang baru lantas membuat saya kaget

Akhirnya galau dan tidak menyangka dia seperti itu karena awalnya dia bakal nunggu sampe lulus kuliah tapi ternyata begitu. Tapi itu awal mula menuju kelulusan karena setelah saya menjadi rajin kuliah, ke perpus yang sebelumnya jarang.

Hingga pada satu masa saya mahasiswa pertama di kelas yang di acc untuk sidang akhir karena skripsi saya sudah beres. Setelah situ banyak temen-temen yang mau dibantuin skripsinya hingga suatu ketika diapun (mantan) minta dibantuin agak males tapi kasian juga.

Karena kasian yaudah dibantuin hingga beres dan temen-temen sekelas juga pada lulus Saya lulus pada tahun bulan mei tahun 2018 Alhamdulillah lulus 3,5 tahun dengan predikat cumlaud IPK 3,51.

Setelah itu banyak yang minta dikerjain skripsinya hingga menjadi pekerjaan atau bisnis saya, namun kadang jenuh juga ingin hal baru .

Akhirnya saya masuk Sintesa pada tahun 2020 nanti kita cerita tentang sintesa untuk sekarang cukup dulu terima kasih sudah membaca.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *