Pengertian Akuntansi Manajemen

6 min read

konsep manajemen

Ketika mempelajari akuntansi manajemen maka hal pertama yang tidak akan lepas dari pengertian akuntansi manajemen lalu ke perbedaan, fungsi, tujuan, konsep, prinsip, serta manfaatnya.

Adapun mempelajari akuntansi manajemen keuangan memang dapat dilakukan atau dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal dan juga buku-buku.

Materi akuntansi manajemen sangat penting bagi organisasi yang ingin mencapai tujuannya begitu pula bagi para mahasiswa yang sedang mempelajari materi akuntansi manajemen.

Pengertian Akuntansi Manajemen

pengertian akuntansi manajemen
pixabay.com

Pengertian akuntansi manajemen adalah sebuah sistem akuntansi yang bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan perusahaan terkait seperti manajer keuangan, manajer pemasaran, manajer produk serta pihak perusahaan lainnya yang berwenang dengan laporan tersebut.

Adapun guna informasi ini adalah untuk pedoman mengambil kebijakan dimasa yang akan datang berdasar data history dari laporan keuangan sebelumnya.

Pengertian akuntansi manajemen yang lain adalah sebuah sistem akuntansi yang memiliki tujuan dalam menyajikan berbagai laporan keuangan untuk kepentingan tertentu.

Akuntansi manajemen merupakan salah satu proses identifikasi, mengukur, serta melaporkan segala bentuk informasi keuangan yang memungkinkan adanya bentuk penilaian dan keputusan yang tegas dari manajemen perusahaan yang akan menggunakan informasi tersebut.

Baca juga pengertian sumber daya manusia

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Para Ahli

pengertian akuntansi manajemen
pixabay.com

Adapun beberapa pengertian akuntansi manajemen dari para ahli di bidangnya adalag:

  • Mulyadi

Pengertian akuntansi manajemen menurut Mulyadi adalah sebuah informasi keuangan yang dihasilkan oleh team keuangan yang menghasilkan sebuah tipe akuntansi manajemen yang nantinya digunakan terutama oleh para pengguna suatu organisasi atau perusahaan.

  • Halim dan Supomo

Pengertian akuntansi manajemen menurut Halim dan Supomo adalah merupakan sebuah proses atau kegiatan menghasilkan sebuah informasi dalam bentuk keuangan yang untuk digunakan untuk manajemen dalam mengambil sebuah keputusan baik secara ekonomi dalam menjalankan fungsi manajemen organisasi.

  • Charles T. Homgren

Pengertian akuntansi manajemen menurut Charles T. Homgren adalah sebuah kegiatan atau proses identifikasi, pengukuran, penyiapan, akumulasi, analisa, serta penafsiran dalam komunikasi mengenai berbagai informasi yang dapat membantu tercapai tujuan dari sebuah perusahaan.

  • RA Supriyono

Pengertian akuntansi manajemen menurut RA Supriyono yang mana beliau mengutip pengertian ini dari Management Accounting Practices merupakan sebuah komite yang dibentuk oleh National Association of Accountants.

Pengertian akuntansi manajemen adalah merupakan sebuah langkah untuk mengumpulkan data, mengidentifikasi,  mengukur, menganalisis, serta sebuah komunikasi informasi yang digunakan manajemen untuk merencanakan, mengevaluasi, serta mengendalikan suatu organisasi.

Adapun maksud dari akuntansi manajemen sebagai sebuah sistem pengolahan informasi keuangan adalah:

Sebuah proses pengolahan informasi untuk memenuhi semua kebutuhan manajemen dalam menjalankan fungsi dari sebuah perencanaan, koordinasi serta pengendalian sebuah organisasi.

Fungsi dan Tujuan Akuntansi Manajemen

fungsi akuntansi manajemen
pixabay.com

Adapun fungsi utama dari akuntansi manajemen adalah sebagai penyaji sebuah data dan berupa informasi penting yang berkaitan dengan data historis untuk pihak organisasi, adapun prosesnya terdiri dari planning, organizing, pengendalian, pengarahan serta penilaian kinerja.

Berikut ini fungsi-fungsi dari akuntansi manajemen

  • Sebagai Pendukung Pencapaian Tujuan Perusahaan

Pihak manajemen membutuhkan informasi dan juga fungsi laporan keuangan untuk bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan penilaian hasil yang telah dicapai.

Jika ada satu saja target yang tidak tercapai bisa di evaluasi untuk periode berikutnya supaya tidak ada lagi target yang tidak tercapai bahkan diharapkan semuanya bisa melebihi target yang telah di tetapkan organisasi.

Adapun contohnya seperti manajer produksi membutuhkan data keuangan dari akuntansi manajemen tentang apa saja rincian produksi, harga, pasar, serta berbagai informasi yang terperinci tentang produk-produk.

Akuntansi manajemen juga berfungsi sebagai panduan untuk merencanakan kegiatan operasional terkait anggaran yang sesuai dengan konsep dasar anggaran dan juga memuat biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi, operasional dan juga biaya lainnya.

  • Sebagai Sarana Identifikasi dan Pengukuran Kinerja

Pihak manajemen harus mengidentifikasi dan juga melaporkan segala bentuk laporan terutama laporan tentang informasi keuangan kepada direksi dan juga pemilik perusahaan dalam bentuk laporan keuangan yang sistematis, rinci, serta sesuai standar yang telah dibuat ole perusahaan.

Informasi keuangan tersebut berguna untuk para pihak manajemen agar mereka mengetahui titik mana saja yang menjadi sentral yang nantinya di evaluasi dan dikembangkan oleh perusahaan.

Contoh laporan keuangan yang disampaikannya yaitu seperti kalkulasi biaya produk, biaya kegiatan serta biaya operasional setiap divisi atau departemen.

  • Sebagai Penyaji Laporan Sebagai Satu Kesatuan Usaha

Pihak manajemen harus menjalankan proses manajemen yang meliputi perencanaan, organizing, pengarah serta pengendali harga dan biaya.

Akuntansi manajemen akan membantu segala bentuk keperluan perusahaan dengan upaya untuk memelihara serta mengendalikan sumber daya organisasi atau perusahaan.

  • Sebagai Penyedia Data untuk Peningkatan Jumlah Penjualan

Akuntansi manajemen biasanya menyediakan data-data yang bersifat internal yang diperlukan oleh perusahaan sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah penjualan perusahaan.

Akuntansi manajemen biasanya hanya mencakup sistem yang ada di internal perusahaan saja namun efeknya sangat luas untuk perusahaan bahkan bisa mencakup seluruh perusahaan dan juga bermanfaat untuk untuk pihak eksternal.

  • Sebagai Pengendali Pemakaian Sumber Daya Perusahaan

Akuntansi manajemen akan membantu pihak manajemen lebih khususnya para manajer untuk mengendalikan sumber daya keuangan dalam kegiatan perusahaan dengan optimal efektif dan juga efisien.

Akuntansi manajemen juga berfungsi sebagai pengendali kerjasama secara terpadu baik fungsi lainnya seperti riset dan penelitian, produksi, pemasaran, serta sumber daya manusia.

Konsep

konsep manajemen
pixabay.com

Adapun konsep dasar dari akuntansi manajemen adalah:

  • Pembebanan Biaya

Biaya merupakan sejumlah uang yang dikeluarkan untuk mengadakan sesuatu, dari definisi tersebut arti biaya sangat jelas  merupakan sebuah pengorbanan atas uang yang kita miliki.

Pengertian yang berdasar pada bentuk uang adalah definisi biaya dalam arti sempit adapun secara luasnya pengertian biaya merupakan segala pengorbanan yang harus diserahkan atas suatu pilihan dan tindakan yang akan diambil.

Biaya harus bisa di bedakan dengan beban, semua beban adalah biaya namun tidak semua biaya adalah beban, bedanya terletak pada sifat timbal balik dari keduanya.

Biaya merupakan pengorbanan pengorbanan yang diharapkan manfaatnya pada hari ini mau esok hari namun beban merupakan merupakan biaya yang sudah tidak akan memberikan manfaat.

Ada 3 metode pembebanan biaya:

  1. Penelusuran langsung
  2. Penelusuran bergerak
  3. Alokasi biaya tidak langsung
  • Harga Pokok

Perusahaan pada dasarnya menghasilkan produk untuk mendapatkan pemasukan, dan produk tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu barang dan jasa.

Barang atau produk berwujud biasanya dihasilkan dari pengolahan bahan baku mentah lalu menjadi bahan setengah jadi dan akhirnya menjadi barang jadi contohnya seperti mobil, motor, elektronik, makanan dan barang lain-lain yang berwujud fisik.

Sedangkan jasa merupakan produk yang tidak memiliki wujud dan biasanya berupa aktivitas pelayanan yang dilakukan baik oleh perusahaan atau perorangan contohnya seperti jasa perbankan, jasa audit, jasa photo dan lain sebagainya.

Perbedaan jasa dengan barang dapat dibedakan dengan 4 hal berikut:

  1. Intangibility
  2. Perishability
  3. Inseparability
  4. Heterogenity
  • Penyusunan Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi merupakan sebuah laporan yang menyajikan informasi yang berkaitan dengan pengeluaran, pendapatan dan laba rugi yang peroleh sebuah perusahaan dalam jangka waktu atau periode tertentu.

Laporan laba rugi juga memperlihatkan kinerja keuangan suatu perusahaan dan fungsi dari laporan laba rugi untuk memonitor apa saja yang menjadi kemajuan dan kekurangan kekurangan perusahaan.

Laporan laba rugi pada umumnya dibuat pada periode akhir atau pada akhir tahun dan adanya laporan laba rugi ini agar mempermudah investor dalam memahami kinerja perusahaan, serta untuk mengetahui selisih antara beban yang terjadi dengan pendapatan.

Pada intinya bila pendapatan lebih besar daripada nilai bebannya, maka selisih itu disebut laba, begitu pula sebaliknya jika beban lebih besar dibandingkan pendapatan maka disebut rugi.

  • Sistem Akuntansi Manajemen Berdasarkan Fungsi dan Aktivitas

Sistem akuntansi manajemen dapat di klasifikasi secara umum sebagai sistem berdasarkan fungsi dan sistem berdasarkan aktivitas,  pendekatan berdasarkan fungsi dana aktivitas dapat ditemukan dalam praktik nyata.

Sistem akuntansi manajemen berdasarkan fungsi telah dikenal dari tahun 1900 an dan masih digunakan secara luas dalam sektor manufaktur dan jasa.

Sistem biaya berdasarkan aktiva digunakan secara luas dan juga pemanfaatannya semakin tinggi khususnya diantara organisasi yang memiliki beragam produk dan juga pelanggan.

Prinsip Akuntansi Manajemen

prinsip akutansi manajemen
pixabay.com

Adapun beberapa prinsip ekonomi yang perlu diketahui diantaranya:

  • Prinsip Entitas

Prinsip entitas dapat juga diartikan sebagai  sebuah kesatuan konsep dan dengan kata lain akuntansi manajemen menganggap bahwa perusahaan adalah sebuah satu kesatuan ekonomi yang berdiri sendiri terpisah dengan entitas ekonomi lain bahkan tidak menyatu dengan pemilik pribadi dan pemilik perusahaan.

Oleh karena itu akuntansi manajemen memisahkan dan membedakan seluruh pencatatan transaksi perusahaan baik kekayaan, pendapatan maupun kewajiban perusahaan pribadi dan juga pemilik perusahaan.

  • Prinsip Periode Akuntansi

Prinsip ini atau bisa disebut juga prinsip kurun waktu adalah pelaporan dan penilaian keuangan perusahaan yang mana laporan tersebut dibatasi oleh periode waktu tertentu yang sudah putuskan.

Contohnya sebuah organisasi atau perusahaan menjalankan periode akuntansi atau periode kurun waktu yang dimulai per tanggal 1 Januari sampai kurun waktu 30 Desember.

  • Prinsip Biaya Historis

Prinsip biaya historis adalah sebuah proses yang mengharuskan segala sesuatu yang diperoleh baik dari barang atau jasa semua itu harus dicatat berdasarkan biaya yang dikeluarkannya.

Sehingga apabila terjadi proses jual beli dan disana ada tawar-menawar maka angka yang menjadi kesepakatan yang ditulis bukan harga awal, contohnya perusahaan akan membeli tanah seharga 100 juta karena ditawar dapatlah 85 juta sehingga yang dicatat yang 80 juta.

  • Prinsip Satuan Moneter

Prinsip satuan moneter adalah prinsip yang hanya mencatat semua transaksi dalam bentuk mata uang, adapun diluar yang berkaitan dengan uang tidak akan dicatat dan contoh non mata uang adalah seperti mutu, prestasi dan lain sebagainya tidak bisa dilaporkan.

  • Prinsip Kesinambungan Usaha

Prinsip kesinambungan usaha menganggap bahwa sebuah entitas bisnis atau ekonomi akan terus berjalan atau terus berkesinambungan tanpa pembubaran atau pemberhentian namun semua bisa berhenti jika ada sesuatu peristiwa yang menyanggahnya.

  • Prinsip Pengungkapan Penuh

Prinsip pengungkapan penuh menyajikan semua informasi yang bersifat informatif dan juga sepenuhnya di maklumat, namun jika informasinya tidak sesuai dan tidak bisa di maklumat maka bisa ditambah dengan lampiran atau catatan kaki.

  • Prinsip Pengakuan Pendapatan

Prinsip pengakuan pendapat timbul akibat harta yang dihasilkan dari kegiatan usaha seperti penjualan dan penerimaan usaha lainnya, pendapatan akan dicatat jika sudah ada kepastian jumlah nominal yang diperoleh dari transaksi penjualan barang dan jasa.

  • Prinsip Mempertemukan

Prinsip mempertemukan dalam akuntansi adalah biaya yang dipertemukan dengan pendapatan yang diterima dengan tujuan agar terlihat dan tahu berapa besaran laba bersih dari setiap periode.

  • Prinsip Konsistensi

Prinsip konsistensi dapat diartikan sebagai prinsip akuntansi yang digunakan dalam pelaporan keuangan tetap serta dapat digunakan dengan konsisten. Adapun tujuannya supaya laporan keuangan tiap laporan keuangan bisa dibedakan.

  • Prinsip Materialitas

Prinsip akuntansi memiliki tujuan untuk menyeragamkan seluruh aturan, namun semua itu tidak semua sesuai kenyataan karena tidak semua teori yang ada dimanfaatkan secara aslinya, maka dari itu tidak jarang informasi yang disampaikan bersifat material dan immaterial.

Semua itu diterapkan tergantung rana akuntansi yang berorientasi terhadap laporan keuangan.

Perbedaan Akuntansi Keuangan dengan Akuntansi Manajemen

perbedaan akuntansi keuangan
pixabay.com

Perbedaan yang mendasar antara akuntansi manajemen dengan akuntansi keuangan adalah:

  1. Penggunaan laporan dan tujuan
  2. Rentang waktu
  3. Ruang lingkup informasi
  4. Sifat dari informasi keuangan
  5. Fokus dari informasi keuangan
  6. Kriteria informasi akuntansi
  • Penggunaan laporan

Akuntansi keuangan

Penggunaan laporan untuk akuntansi keuangan adalah untuk menyajikan informasi keuangan bagi pihak eksternal perusahaan yang berkaitan dengan perusahaan dari luar.

Akuntansi Manajemen

Penggunaan laporan untuk akuntansi manajemen adalah untuk fokus dalam menyediakan laporan untuk pihak internal perusahaan saja.

  • Rentang waktu

Akuntansi keuangan

Dari sudut waktu untuk akuntansi keuangan menghasilkan laporan keuangan kurang efektif dan fleksibel dan kurang mencakup waktu terus menerus atau dalam kurun waktu tertentu.

Akuntansi Manajemen

Rentang waktu untuk akuntansi manajemen lebih fleksibel.

  • Ruang Lingkup

Akuntansi keuangan

Ruang lingkup untuk akuntansi keuangan yaitu menyajikan informasi keuangan secara menyeluruh tentang perusahaan.

Akuntansi Manajemen

Ruang lingkup untuk akuntansi manajemen cenderung lebih sempit.

  •  Fokus Informasi

Akuntansi keuangan

Informasi akuntansi keuangan lebih Fokus pada informasi masa lalu.

Akuntansi Manajemen

Informasi akuntansi manajemen lebih fokus pada informasi masa datang.

  • Kriteria Informasi

Akuntansi keuangan

Kriteria informasi keuangan merupakan prinsip keuangan yang biasa sering digunakan dalam perusahaan.

Akuntansi Manajemen

Kriteria informasi akuntansi manajemen bersifat fleksibel tidak terikat dan tidak dibatasi oleh prinsip akuntansi umum.

  • Sifat Informasi

Akuntansi keuangan

Sifat informasi akuntansi keuangan membutuhkan tingkat ketepatan, obyektif, akurat dan juga bisa di uji kebenarannya.

Akuntansi Manajemen

Sifat informasi akuntansi manajemen adalah untuk membantu pihak manajemen dalam mengambil keputusan dengan bijaksana.

Baca juga pengertian manajemen keuangan syariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *