Definisi, Tujuan, dan Manfaat dari Teori Perdagangan Internasional

7 min read

teori perdagangan bebas

Aspek teori perdagangan internasional adalah salah satu aspek yang sangat penting didalam sebuah hubungan internasional. Dari hubungan internasional itu banyak sekali terjalin relasi yang berlandaskan pada kepentingan dagang dan ekonomi.

Maka dari itu memahami perdagangan internasional itu adalah hal yang penting untuk memahami hubungan internasional.

Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang teori-teori perdagangan internasional aspek-aspek dan juga hal-hal penting yang berkaitan dengan dengan perdagangan internasional.

Pengertian Perdagangan Internasional

pengpertian teori perdagangan internasionalpixabay.com

Perdagangan internasional adalah salah satu bentuk interaksi dalam hal jual beli baik barang tau jasa yang dilakukan suatu negara dengan negara lain dengan berlandaskan pada kerja sama bilateral dan multilateral yang telah disepakati.

Pengertian lain Perdagangan internasional merupakan sebuah bentuk transaksi dagang yang terjadi antara subyek ekonomi negara satu dengan negara lain yang berupa barang atau transaksi jasa.

Adapun yang dimaksud dengan subyek ekonomi adalah bisa berupa perusahaan impor, perusahaan ekspor, perusahaan industri serta yang bersifat individu.

Perdagangan internasional merupakan salah satu kegiatan dagang baik berupa barang atau jasa yang dilakukan suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

Perdagangan internasional harus melewati batas-batas negara yang memiliki aturan yang berbeda-beda tergantung negara tersebut, adapun ada sesuatu yang membuat perdagangan internasional menjadi rumit adalah faktor bahasa, mata uang, timbangan dan juga harga.

Baca juga pengertian akuntansi manajemen

Pengertian Perdagangan Internasional Menurut Para Ahli

pengertian teori perdagangan internasional menurut
pixabay.com

Berikut ini beberapa pengertian dari perdagangan internasional menurut para ahli di dunia:

  • Wikipedia

Menurut Wikipedia perdagangan internasional merupakan suatu proses jual beli atau dagang yang dilakukan oleh penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

  • Huala Adolf

Menurut Huala Adolf perdagangan internasional yaitu sebuah proses tukar menukar atau jual beli baik barang atau jasa yang berdasarkan atas kehendak dari masing-masing negara.

  • M. Rafiqul Islam

Menurut Rafiqul Islam perdagangan internasional merupakan sesuatu hal yang menekankan keterkaitan erat antara hubungan keuangan dengan perdagangan internasional.

  • Schmitthoff

Menurut Schmitthof perdagangan internasional adalah sekumpulan aturan yang mengatur hubungan komersial yang sifatnya perdata serta aturan hukumnya mengatur transaksi yang berbeda negara.

  • Setiawan dan Lestari

Menurut Setiawan dan Lestari perdagangan internasional merupakan salah satu jenis perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan.

Teori Perdagangan Internasional

teori perdagangan internasional
pixabay.com
  • Teori Adam Smith (keunggulan mutlak)

Teori perdagangan internasional yang pertama adalah teori Adam Smith yang terkenal dengan teori keunggulan mutlak, teori keunggulan mutlak merupakan keuntungan yang di dapatkan oleh negara dari hasil produksi barang ke negara lain.

Perdagangan dapat dilakukan jika biaya produksi antar negara tidak memiliki perbedaan.

  • Teori kaum merkantilisme

Teori perdagangan internasional kaum merkantilisme adalah teori suatu kelompok masyarakat yang menganut ideologi kapitalis komersial maka dari itu disebut kaum merkantilisme.

Pandangan dari kaum merkantilisme memandang perdagangan internasional dapat meningkatkan kemakmuran suatu negara, tetapi tidak menguntungkan satu pihak saja namun teori ini dapat mengembangkan pembangunan ekonomi nasional.

  • Teori keunggulan komparatif

Teori perdagangan internasional oleh David Ricardo tentang teori komparatif, teori ini lebih mengarah pada kerugian dan keuntungan yang didapat dalam melakukan perdagangan internasional menggunakan perbandingan relatif.

Teori ini adalah teori lama yaitu pada tahun 1817 namun teori David Ricardo ini adalah termasuk teori perdagangan modern.

  • Teori Mazhab Neo Klasik

Selanjutnya adalah teori perdagangan internasional Neo Klasik yang merupakan sebuah teori yang dapat merubah sebuah pandangan suatu perdagangan internasional pada suatu negara.

Teori Neo Klasik juga menyatakan bahwa perdagangan internasional sudah tidak di dasarkan kepada biaya produksi dan tenaga kerja tetapi tingkat dasarnya beralih pada marginal utility atau sebuah kepuasan yang di dapatkan.

  • Teori permintaan timbal balik

Teori perdagangan internasional ternyata melanjutkan dari teori komparatif yang dikemukakan oleh Ricardo, teori ini menitik beratkan untuk mencari titik keseimbangan dari pertukaran barang yang dilakukan antar negara melalui perbandingan dasar tukar dalam negeri.

  • Teori Heckscher Ohlin (H-O)

Teori Hecksher Ohlin menyatakan bahwa suatu negara yang memiliki biaya produksi lebih tinggi maka dapat melakukan ekspor, sedangkan biaya produksi rendah yang dimiliki suatu negara memungkinkan bahwa negara tersebut hanya dapat melakukan impor.

  • Teori keunggulan kompetitif

Michael E. Porter mencakup pada point eksistensi faktor proses produksi, kondisi faktor produksi, kondisi struktur dan strategi yang dimiliki suatu negara dan kondisi permintaan serta kualitas mutu produksi barang dalam negeri.

  • Teori offer curve atau reciprocal demand

Marshall dan Edgeworth menyatakan teori perdagangan internasional dalam bentuk offer curve, kurva tersebut menunjukan tentang kesediaan suatu negara dalam melakukan penawaran dan penukaran barang produksi dengan lainnya meskipun harganya berbeda.

  • Teori opportunity cost

Teori opportunity cos menggambarkan production possibility curve yang menunjukkan pada kombinasi output penghasilan negara dari barang produksi. Teori in bergantung pada adanya asumsi penggunaan yang digambarkan diatas.

  • Teori analisis input dan output matriks

Perdagangan internasional terjadi karena 4 alasan utama diantaranya yaitu perbedaan sumber daya alam, perbedaan kemampuan human capital, intensitas dar faktor produksi barang yang berbalik dan tarif serta non tarif barier.

Teori Perdagangan Bebas

teori perdagangan bebas
pixabay.com

Teori perdagangan bebas merupakan sebuah kebijakan yang dimana pemerintah tidak melakukan diskriminasi terhadap kebijakan impor dan ekspor semua bersifat transparan tanpa ada apapun dan siapapun yang dirugikan.

Seperti yang sudah di contoh kan oleh Uni Eropa dan perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara tentang teori perdagangan bebas yang mana mereka telah mendirikan sebuah pasar terbuka dengan sangat sedikit pembatasan dengan konsep perdagangan.

Perdagangan bebas juga merupakan sebuah proses kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan tidak adanya hambatan buatan dalam perdagangan antar individu dan perusahaan yang berada di suatu negara yang berbeda.

Dengan tidak adanya sebuah hambatan yang diterapkan pemerintah dalam rangka melaksanakan perdagangan, pasti ada aturan bersama, tata cara, dan jenis barang atau jasa yang yang ditawarkan dan dijual.

Maka dari itu akan timbul sebuah persaingan yang sengit terkait perdagangan baik antar perusahaan maupun antar pedagang individu yang berada didalam satu negara tersebut.

Ciri-ciri perdagangan bebas

Adapun ciri-ciri perdagangan bebas yaitu:

  1. Perdagangan barang tanpa pajak
  2. Perdagangan jasa tanpa pajak
  3. Tidak ada kebijakan seperti pajak, subsidi, peraturan, atau hukum.
  4. Akses ke pasar yang tidak diatur
  5. Akses informasi pasar yang tidak diatur
  6. Tidak mampu distorsi pasar
  7. Perjanjian perdagangan bebas

Dampak Perdagangan Bebas

  • Dampak Positif

Perdagangan bebas yang dilakukan oleh suatu negara maka negara tersebut akan menikmati produk tidak hanya dari hasil negara tersebut namun bisa menikmati juga hasil produk dari negara lain karena proses ekspor dan impor.

Selain itu juga produk dalam negeri dapat akan menjadi terkenal diluar negeri sana serta berdampak baik bagi reputasi negara dan bisa jadi sebuah prestasi jika produknya diminati banyak negara lain.

Devisa akan kuat jika impor lebih kecil daripada ekspor.

  • Dampak Negatif

Tidak hanya dampak positif dampak negatif juga tentu akan selalu ada dalam setiap kegiatan dan dari perdagangan bebas dampak negatifnya adalah orang-orang akan menjadi konsumtif barang-barang impor dan juga banyak yang kalah saing dan akhirnya bangkrut dan menjadi pengangguran.

Negara-negara berkembang akan merasa dirugikan karena selalu mengandalkan barang-barang impor bak dalam negeri kala saing sedangkan barang impor terus menyerang.

Eksploitasi terhadap masyarakat dengan ekonomi lemah oleh pihak yang berekonomi kuat akan menimbulkan monopoli sehingga masyarakat juga yang rugi.

Ekonomi suatu negara tidak akan stabil karena munculnya kesenjangan antara ekonomi lemah dengan golongan ekonomi kuat.

Tujuan Perdagangan

tujuan perdagangan internasional
pixabay.com

Adapun tujuan dari perdagangan internasional adalah:

  • Menaikkan Devisa Negara

Dengan adanya perbedaan sumber daya, iklim, wilayah dan lain-lain sehingga membuat negara saling mengekspor produknya ke negara lain dengan tujuan mendapatkan devisa negara.

Apabila suatu negara dapat menaikkan devisa maka imbas dari kenaikan devisa itu adalah:

  1. Pertumbuhan ekonomi
  2. Mempengaruhi stabilitas harga barang yang di ekspor
  3. Eksistensi tenaga kerja
  • Memenuhi Kebutuhan yang ada di Negara lain

Tujuan perdagangan internasional yang kedua adalah karena sumber daya alam setiap negara berbeda maka tujuan perdagangan internasional adalah untuk memenuhi kebutuhan suatu negara tentang produk yang tidak ada di negaranya.

  • Memperoleh Keuntungan Internal dan Eksternal

Tujuan lain dari perdagangan internasional adalah untuk mencari keuntungan, adapun keuntungan yang dicari selain keuntungan internal adalah keuntungan eksternal.

Keuntungan internal adalah keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan, pesanan dari luar negeri yang dapat meningkatkan ekspor perusahaan.

Keuntungan yang diperoleh dari internal tadi dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menambah fasilitas dan juga untuk meningkatkan alat untuk kegiatan produksi.

Sedangkan keuntungan eksternal adalah keuntungan spesialis yaitu keuntungan yang diakibatkan oleh sebuah fungsi dalam mencapai efisiensi dan penggunaan faktor-faktor produksi perusahaan.

  • Memperluas Pasar

Tujuan perdagangan internasional selanjutnya yaitu memperluas pasar, perdagangan internasional bertujuan supaya perusahaan dan para pengusaha dapat menjalankan aktivitas perusahaan tanpa takut kelebihan produksi karena bisa dijual keluar negeri.

Maka dari itu faktor ini yang membuat terbukanya berbagai pasar yang dapat menampung barang produksi dari berbagai negara tersebut.

  • Transfer Teknologi Modern

Tujuan dari perdagangan yang lain adalah setiap negara yang terlibat dalam perdagangan tidak hanya mendapatkan keuntungan berupa devisa namun hal yang diperoleh adalah saling transfer teknologi yang nantinya dapat menjadikan efektif dan efisien dalam proses produksi produk.

Manfaat Perdagangan internasional

manfaat perdagangan internasional
pixabay.com

Adapun manfaat dari perdagangan internasional adalah sebagai berikut:

  • Pilihan Barang yang Variatif untuk Konsumen

Perdagangan internasional membuat pasar menjadi ramai dan beredar barang-barang yang bervariatif sehingga membuat konsumen lebih leluasa dan banyak pilihan dalam mendapatkan barang yang berkualitas.

  • Terbukanya Peluang Kerja

Manfaat dari perdagangan internasional juga adalah terbukanya lapangan pekerjaan karena dengan adanya perdagangan antar negara membuat perusahaan memerlukan sumber daya manusia dalam proses produksi.

Dengan begitu mereka yang belum punya pekerjaan bisa bisa bekerja berkat lapangan kerja yang mana ketika rakyat banyak yang bekerja otomatis akan membantu negara dalam menurunkan tingkat pengangguran.

  • Membuat Hubungan Baik Antar Negara

Manfaat dari perdagangan internasional juga membuat negara-negara yang melakukan kerja sama dagang saling berhubungan dan komunikasi demi kemakmuran bangsanya masing-masing yang membuat hubungan kedua negara itu terjalin dengan baik.

Selain itu juga kerjasama lain selain dalam perdagangan bisa dijalin kalau hubungan kedua negara sudah baik, jelas ini sangat bermanfaat.

  • Mendorong Efisiensi dalam Produksi

Manfaat perdagangan internasional juga sangat mendorong para pelakunya untuk terus mengembangkan produknya dan juga berfikir bagaimana menekan biaya agar tetap kompetitif.

Negara yang sukses dalam menghasilkan produk dengan biaya yang serendah mungkin akan mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi.

Faktor pendorong dan Penghambat Perdagangan Internasional

faktor pendorong dan penghambat
pixabay.com

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Ada beberapa faktor yang mendorong semua negara dalam melakukan perdagangan internasional.

Faktor-faktor pendorong perdagangan internasional sebagai berikut:

  • Perbedaan Sumber Daya Alam yang dimiliki

Setiap negara berbeda dan memiliki ciri khasnya masing-masing termasuk Indonesia merupakan negara agraris dengan lautan dan daratan luas serta subuh sehingga sumber daya alamnya sangat melimpah sehingga indonesia bisa bisa ekspor hasil pertanian dan perkebunan.

Sedangkan negara seperti Singapura negara yang yang daerah darat nya sempit sehingga tidak mungkin penghasil sumber daya alam namun Singapura karena sudah maju mereka merupakan salah satu negara penghasil beraneka elektronik.

  • Teknologi

Setiap negara memiliki teknologi yang berbeda sehingga dalam menghasilkan produknya juga berbeda-beda dan perbedaan teknologi ini yang mendorong pertukaran dan perdagangan antar negara.

Perbedaan teknologi membuat sebuah negara untuk mempelajari teknologi terbaru untuk bisa memproduksi produk yang modern dan mengimpor alat serta mesin yang canggih untuk mendukung produksi produk yang lebih baik lagi.

  • Penghematan Produksi

Perdagangan internasional membuat suatu negara akan memproduksi produk dalam jumlah yang besar dan banyak serta menekan biaya serendah mungkin, contohnya Indonesia bisa mengekspor padi dan sawit namun karena yang paling menguntungkan dari kayu manis sehingga lebih memilih kayu manis karena dapat menekan biaya produksi.

  • Perbedaan Selera

Setiap negara mempunyai hasilnya bumi dan produksi yang hampir sama, namun setiap negara punya selera masing-masing dalam ekspor dan impor dalam perdagangan internasional.

Misalnya indonesia bisa saja impor garam dari Thailand namun lebih memilih impor dari Vietnam karena selera dan garam vietnam hampir sama dengan yang di Indonesia padahal rasanya sama asin.

Hambatan Perdagangan Internasional

Setiap negara pasti mengharapkan kegiatan ekonomi mereka berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan namun hambatan tentu pasti ada.

Berikut ini beberapa hambatan dalam perdagangan internasional:

  • Perbedaan Mata Uang

Hambatan yang pertama adalah perbedaan mata uang antar negara maka dari itu supaya tidak terjadi pengeluaran dari pengimpor atau pengekspor maka ditentukan penetapan mata uang standar internasional untuk lebih mudah proses perdagangan.

  • Kualitas Sumber Daya yang Rendah

Hambatan yang kedua adalah kualitas sumber daya manusia di suatu negara rendah yang membuat proses produksi rendah pula, produksi yang rendah akan membuat negara tersebut sulit bersaing dalam perdagangan internasional.

  • Pembayaran Sulit dan Resiko Besar

Hambatan yang ketiga adalah bagi neraka pengimpor akan mengalami kesulitan dalam melakukan pembayaran dan juga pembayaran tersebut mempunyai resiko yang besar, maka dari itu pembayaran dilakukan melalui Kliring International atau telegraphic atau L/c.

  • Terjadi Perang

Terjadinya perang dapat membuat hubungan antar negara putus, serta kondisi perekonomian suatu negara tersebut akan mengalami kendala, sehingga membuat perdagangan di negara tersebut akan sedikit terhambat.

  • Adanya Organisasi Ekonomi Regional

Hambatan yang terakhir adalah ekonomi regional yang tujuan dari organisasi tersebut adalah untuk memajukan perekonomian setiap anggotanya, serta kebijakan tersebut berlaku untuk kepentingan anggota negara-negara anggota.

Baca juga pengertian sumber daya manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *